Trofeo 17 Agustus 2025
Trofeo 17 Agustus 2025 mempertemukan santri Darussajidin, Istiqomah, dan Ibnu Mubarok dalam laga persahabatan. Tim Darussajidin tampil penuh semangat, meraih kemenangan di laga pertama, dan menunjukkan permainan sportif hingga akhir. Lebih dari sekadar pertandingan, trofeo ini menjadi ajang mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat sportivitas santri.
KEGIATAN SANTRI
by Admin
8/25/20251 min baca


Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Ahad, 17 Agustus 2025, digelar pertandingan sepak bola persahabatan (Trofeo) antar tiga pondok pesantren, yaitu MTQ Darussajidin, Ponpes Darul Istiqomah, dan PPTT Ibnu Mubarok.
Trofeo ini dilaksanakan dengan sistem pertandingan singkat. Pada laga pertama, tim Darussajidin menghadapi tim Istiqomah. Pertandingan berlangsung seru namun tetap bersahabat. Alhamdulillah, tim Darussajidin berhasil memenangkan laga dengan skor 5–2. Kemenangan ini menjadi penyemangat tersendiri bagi para santri.
Selanjutnya, tim Istiqomah berhadapan dengan tim Ibnu Mubarok. Pertandingan berjalan ketat dan panas, dan akhirnya tim Ibnu Mubarok berhasil meraih kemenangan. Dengan hasil tersebut, laga terakhir mempertemukan tim Darussajidin dan tim Ibnu Mubarok. Pertandingan berlangsung penuh semangat. Kedua tim bermain dengan usaha maksimal demi membawa nama baik pondok masing-masing.
Pertandingan berjalan panas dan alot. Serangan demi serangan saling dibalas, disertai sorakan santri yang makin menambah tensi laga. Beberapa peluang emas tercipta, namun pertahanan kedua tim sama-sama kokoh. Hingga menit-menit akhir, tensi permainan tetap tinggi, memperlihatkan semangat juang yang tak mau kalah dari masing-masing tim.
Pada akhirnya, tim Ibnu Mubarok berhasil memanfaatkan peluang di penghujung pertandingan dan memastikan kemenangan. Sorak gembira pendukung mereka pun pecah, sementara tim Darussajidin tetap menunjukkan sportivitas dengan memberikan selamat.
Selain pertandingan di lapangan, ada cerita lain dari para santri, mulai dari persiapan jersey yang penuh warna, semangat latihan, hingga dukungan antarkawan yang ikut menyemangati dari pinggir lapangan. Walaupun hasil akhir belum sesuai harapan, namun santri Darussajidin tetap bangga karena bisa menunjukkan permainan yang sportif, kompak, dan penuh semangat juang.
Kegiatan trofeo ini menjadi pengalaman berharga bagi para santri. Pertandingan ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang belajar bersabar, menghargai lawan, menjaga sportivitas, dan memperkuat ukhuwah antar pondok pesantren.
Semoga kegiatan positif seperti ini terus berlanjut, sehingga santri dapat mengasah bakat, melatih fisik, sekaligus mempererat persaudaraan sesama pelajar Islam.
